Chittorgarh Fort

Keindahan Benteng Chittorgarh Fort

Keindahan Benteng Chittorgarh Fort – Chittorgarh Fort merupakan benteng terbesar yang terletak di India dan terbaik di bagian Rajasthan yang dibangun diatas perbukitan seluas 2.8km2(1.1mil2) pada abad ke 7 masehi yang dibangun oleh raja Iwan Fals Rawal sebagai maskawin kepada putri Solanki.

akses ke salah satu benteng termegah di India ini merupakan sebuah jalan yang berkelok kelok ke arah benteng tersebut. Menuju ke semua pintu gerbang dan monumen yang terletak di dalam dinding benteng.

awalnya benteng ini terdapat 84 tempat penampungan air yang berfungsi menyerupai kolam dan sumur. Namun sekarang hanya tinggal 22 tempat penampungan yang masih dapat dipakai. Konon dulunya tempat penampungan air ini cukup untuk digunakan 50.000 orang pasukan.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wisata Terindah Pantai Parangtritis

benteng Chittorgarh foth ini memiliki 7 gerbang yang masing – masing diberi nama. Pandan pol, bhairon pol, pol hanuman, ganesha pol, pol jodia, laxman. Dengan gerbang yang utama bernaman ram po yang disebut sebagai gerbang Raja Yama. Sebuah jalan unik melingkari benteng ini dan menghubungkan semua sisi benteng ini.

benteng ini adalah salah satu bukti kemajuan arsitektur zaman dahulu dimana kedua buah menara yang sangat indah. Pada bagian atas gerbang yang dirancang sedemikian rupa untuk mempermudah para pemanah menembak anak panah saat benteng ini diserang. Kemudian pintu gerbang juga sengaja di buat melengkung agar terlindung dari serangan gajah dan tembakan meriam musuh

Pulau Galapagos

Keindahan Dari Pulau Galapagos

Keindahan Dari Pulau Galapagos – Pulau Galapagos merupakan kepulauan pulau vulkanik didistribusikan di kedua sisi Khatulistiwa di Samudra Pasifik, sekitar 906 kilometer (563 mil) barat dari benua Ekuador, di mana mereka menjadi bagian.

Galápagos Islands dan perairan sekitarnya merupakan provinsi Ekuador. Taman nasional, dan cadangan laut biologis. Pulau-pulau memiliki penduduk lebih lebih dari 25.000. Dan bahasa utama mereka adalah Spanyol.

Pulau-pulau yang menarik sangat populer untuk sejumlah besar. Mereka spesies endemik dan dipelajari oleh Charles Darwin selama perjalanan dari Beagle. Pengamatan yang mendalam dan koleksi berkontribusi pada lahirnya teori evolusi Darwin melalui seleksi alam.

Pulau-pulau mengesankan indah ditemukan di koordinat ini 1 ° 40’N – 1 ° 36’S, 89 ° 16 ‘- 92 ° 01’W. Karena mengangkangi khatulistiwa, pulau di rantai di kedua belahan utara dan selatan. Dengan Volcán Wolf dan Volcán Ekuador di Isla Isabela yang langsung di khatulistiwa.

Española Island, pulau kecil paling selatan Nusantara, dan Darwin Island. Yang paling utara, adalah berbagai lebih dari jarak 220 kilometer. IHO (Organisasi Hidrografi Internasional) menganggap mereka sepenuhnya dalam Samudra Pasifik Selatan.

Namun Galápagos Nusantara terdiri dari 7.880 kilometer dari tanah yang tersebar di lebih dari 45.000 kilometer dari laut. Selain itu yang terbesar dari pulau-pulau, Isabela, mengukur 2.250 sq mi / 5827 kilometer.

Dan membuat hampir tiga perempat dari total lahan Galápagos. Volcán Serigala di Isabela adalah titik tertinggi, dengan ketinggian 1.707 meter di atas permukaan laut.

Selain itu kelompok pulau ini terdiri dari 18 pulau utama, 3 pulau-pulau kecil, dan 107 batu dan pulau. Dan pulau-pulau ini terletak di Galapagos Triple Junction. Kepulauan ini terletak di Lempeng Nazca, yang bergerak timur / tenggara.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Vihara Buddhagaya Watu Gong

Menyelam di bawah Lempeng Amerika Selatan pada tingkat sekitar 2,5 inci per tahun. Hal ini juga di atas hotspot Galapagos, tempat di mana kerak bumi sedang meleleh dari bawah oleh mantel bulu-bulu, membuat gunung berapi.

Hal ini diproyeksikan bahwa pulau-pulau pertama kali dibentuk di sini setidaknya 8 juta dan mungkin hingga 90 juta tahun yang lalu. Meskipun pulau yang lebih tua telah menghilang di bawah laut karena mereka telah menjauh dari mantel bulu-bulu.

Pulau-pulau termuda, Isabela dan Fernandina, masih sedang dibentuk, dengan letusan gunung berapi terbaru pada bulan April 2009 di mana lava dari pulau vulkanik Fernandina mulai mengalir baik terhadap garis pantai pulau dan ke kaldera pusat.

Sejarah memberitahu kita, bahwa tercatat kunjungan pertama ke pulau-pulau terjadi secara kebetulan pada tahun 1535, ketika Uskup Panamá Fray Tomás de Berlanga pergi ke Peru untuk menengahi dalam sengketa antara Francisco Pizarro dan Diego de Almagro.

De Berlanga itu tertiup angin saja; Namun ia akhirnya kembali ke Spanyol Kekaisaran dan menggambarkan kondisi pulau-pulau dan binatang-binatang yang dihuni mereka. Oleh karena itu kelompok pulau-pulau yang indah ditunjukkan dan disebut dalam atlas Abraham Ortelius diterbitkan pada tahun 1570.

Peta mentah pertama dari pulau-pulau itu dibuat pada 1684 oleh bajak Ambrose Cowley, yang bernama pulau-pulau individu setelah beberapa rekan bajak laut atau setelah royalti Inggris dan bangsawan.

Meskipun nama-nama ini digunakan dalam grafik navigasi otoritatif pulau-pulau yang diselenggarakan selama survei Beagle bawah Kapten Robert Fitzroy. Dan dalam buku luas Darwin The Voyage of the Beagle. Dengan berjalannya waktu.

Republik baru Ekuador mengambil pulau-pulau dari kepemilikan Spanyol pada tahun 1832, dan setelah itu memberi mereka nama Spanyol resmi. Nama-nama yang lebih tua tetap digunakan dalam publikasi bahasa Inggris, termasuk Herman Melville yang Encantadas 1854.

Fenomena Aurora

Fenomena Aurora

Fenomena Aurora – Merupakan fenomena alam berupa pancaran cahaya yang menyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat interaksi medan magnetik pada planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh matahari.

Di bumi, aurora terjadi di daerah di sekitar kutub Utara dan kutub Selatan magnetiknya. Aurora yang terjadi di daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis (IPA /?’???? b??i’æl?s/), yang dinamai bersempena Dewi Fajar Rom, Aurora, dan nama Yunani untuk angin utara, Boreas.

Ini karena di Eropa, aurora sering terlihat kemerah-merahan di ufuk utara seolah-olah Matahari akan terbit dari arah tersebut. Aurora borealis selalu terjadi di antara September dan Oktober dan Maret dan April. Fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang serupa.Tapi kadang-kadang aurora muncul di puncak gunung di iklim tropis.

Hal pertama yang perlu diketahui dan mungkin semua sudah tahu adalah bahwa kebanyakan orang mengambil paket tur saat mau melihat aurora. Kenapa? Karena itu cara yang paling mudah. Kamu tidak usah repot memikirkan ini itu.

Tinggal bayar biayanya dan mereka yang akan mengurus semuanya. Tapi satu hal yang mungkin tidak banyak diketahui adalah Aurora bisa dilihat hampir setiap hari di bulan-bulan yang gelap (winter) JIKA langitnya cerah.

Kalau langitnya berawan, maka bayar tur pun tidak ada gunanya. Hal penting lainnya, dan mungkin membuat sulit kebanyakan orang adalah Aurora paling bagus dilihat jika jauh dari kota. Jadi tidak bisa hanya dengan terbang ke Tromso dan mencoba melihat dari balik jendela hotel. Kamu cuma bisa lihat bayangannya (kecuali kamu amat sangat beruntung karena level auroranya sedang sangat kuat).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wisata Candi Gedong Songo

Menyewa mobil Hal pertama yang harus dilakukan di Norwegia adalah menyewa mobil. Kenapa? Karena jika punya kendaraan sendiri kamu bisa pergi ke kota kecil atau desa yang sepi untuk melihat Aurora. Bahkan bisa menginap di akomodasi yang jauh dari cahaya kota. Kami menyewa mobil dari Oslo dan mengendarai mobil menuju ke Arctic Cirle.

Kami melihat Aurora di malam pertama road trip kami, tepatnya sebelum sampai Trondheim. Sebenarnya lebih murah sewa mobil dan menyetir ke Trondheim dibandingkan terbang ke sana. Jadi kalau kamu mau hemat biaya, sebaiknya sewa mobil dari Oslo. Atau kamu bisa juga terbang ke Trondheim kemudian sewa mobil di sana.

Kami menggunakan agen sewa mobil ini untuk mendapatkan harga bagus saat menyewa mobil. Kami bayar sekitar Rp. 400.000 per hari untuk mobil sewaan tersebut. Meskipun harga bensin di Norwegia cukup mahal, namun mobil kami ternyata sangat irit bahan bakar. Kami cuma menghabiskan 4.1L/100km. Almost nothing! Pastikan sewa mobil yang paling kecil supaya tidak boros bahan bakar.

Hal berikutnya yang perlu kamu ketahui adalah di mana bisa melihat aurora di Norwegia. Memang bukannya tidak mungkin untuk bisa melihat aurora di Oslo ataupun Bergen, tapi kamu harus sangat beruntung karena di kedua kota tersebut terlalu banyak polusi cahaya. Semakin jauh ke utara, semakin besar kemungkinan kamu untuk bisa melihat aurora. Karena itulah banyak orang yang sengaja menghabiskan banyak uang untuk terbang ke Tromso, ambil akomodasi yang mahal dan tur yang juga mahal.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Lembah Harau

Tapi jika kamu mau menghemat biaya, kamu harus mencoba mencari aurora di daerah utara tanpa terbang. Kami menyaksikan aurora yang sangat kuat di sebuah daerah terpencil di sebelah selatan Trondheim. Kami pikir ini daerah paling selatan yang paling recommended jika kamu mau mencari aurora. Semakin ke selatan akan semakin berkurang kesempatannya untuk bisa melihat aurora. Latitude berperan penting dalam hal ini. (Selain langit cerah, tentunya).

Kapanpun di antara mid-September dan awal April adalah waktu yang terbaik karena di periode tersebut langitnya paling gelap. Namun perlu diingat juga bahwa di tengah musim dingin di Norwegia ada banyak salju sehingga kadang menambah kesulitan untuk bergerak jika ada badai salju. Kami melihat Aurora di awal April dan pengalaman tersebut sangat menakjubkan.

Sangat penting untuk selalu mengecek prakiraan aurora. Kami menggunakan beberapa website berikut untuk mendapat gambaran mengenai keadaan awan dan intensitas Aurora. Untuk pengalaman Aurora yang sangat bagus, perlu setidaknya level 3. Tapi biasanya kalau dapat level 2 juga sudah cukup bagus.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Menjelajahi Indahnya Goa Hawang

Pengalaman melihat aurora sangat dipengaruhi oleh lokasi tempat kita menginap. Tidak ada gunanya menginap di lokasi AirBnB di tengah kota Trondheim karena auroranya terdistraksi oleh cahaya kota. Selain itu juga agak sulit cari view point yang bagus tanpa bantuan informasi dari orang yang mengenal daerah tersebut. Jika memungkinkan, cari kabin di tengah hutan. Ada beberapa pilihan di AirBnB. Kami memilih kabin yang ini. It was amazing.

Kami tinggal keluar kabin saja sekitar jam 10 malam dan langit di sekeliling kami diterangi oleh cahaya kehijauan aurora yang cantik. Kami sudah pernah melihat aurora di Iceland, namun ini tidak membuat pengalaman melihat aurora di Norwegia jadi kurang spesial. Bahkan sejujurnya pengalaman aurora di Norwegia lebih magical karena lokasi kami di tengah hutan yang mendukung fenomena alam ini. Kami menyarankan kamu cari kabin yang terpencil (jauh dari cahaya kota) dan kalau ada waktu 3 malam pindah-pindahlah ke lokasi AirBnB yang berbeda-beda untuk mendapatkan pengalaman aurora yang terbaik. Tentunya semakin lama kamu tinggal di daerah tersebut, semakin besar kesempatan kamu untuk bisa melihat aurora.

Pulau Gunung Berapi Aogashima

Pulau Gunung Berapi Aogashima

Pulau Gunung berapi Aogashima – Negara jepang sangat terkenal dengan beberapa pulau utamanya. Mulai dari Hokkaido, Honshu, Shikoku, Kyushu dan pulau Kucing. Akan tetapi ada satu pulau lagi yang unik dimana para penghuninya tetap setia menjalani kehidupan. Ditengah pulau bekas letusan gunung berapi tersebut.

Tempat Tersebut dikenal orang – orang sekitarnya. Dengan nama pulau Aogashima di jepang yang bisa dilihat penampakannya melalui Gambar diatas,

Pulau ini terletak ratusan mil di selatan tokyo yang berada di laut filipina. Dimana pulau ini dikelola oleh Tokyo dan menjadi bagian dari kepulauan izu. Penduduk pulau ini hanya 205 orng, pulai ini dikenal memiliki kaldera vulkanik dalam sebuah kaldera yang lebih besar. Yang membuat pulau ini makin unik adalah bentuk pulau ini sangat mirip. Dengan pemandangan pulau yang sering kita tonton di film jurassic park dan hanya dapat diakses dengan perahu maupun helikopter.

di Abad ke 18 pulau aogashima yang memang adalah gunung berapi pernah meletus. Dan mengakibatkan korban sampai setengah penduduk desanya meninggal. Penduduk yang selamat lari dari daerah itu namun kerennya para penduduk yang lari tersebut. Sebagian ada yang kembali ke pulau ini 50 tahun kemudian.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wisata Pantai Ora Eksotis

oleh badan meteorologi jepang, pulau ini masih dianggap sebagai sebuah gunung berapi aktif kelas c, letusan terakhir Aogashima terjadi selama 4 tahun antara tahun 1781 – 1785.

Meskipun sangat terpencil dan medan untuk menuju tempat ini sangat berbahaya, keadaan alam di Aogashima ini masih indah dan hijau, tanah di pulau ini sangat subur dan baik untuk pertanian, warga yang tinggal disana sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani yang berhasil.

agar bisa berkunjung ke pulau ini anda harus menggunakan kendaraan laut dan helikopter dari Tokyo ke Hachijojima, daerah terdekat dari penduduk pulau Aogashima.

karena pulau ini seluruh wilayahnya adalah kurang dari 9 km persegi hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah hanya berjalan kaki didalam pulau. Ada satu jalan yang mengelilingi pulau, dengan cabang yang aneh di sana-sini. Secara keseluruhan Pulau cukup mudah untuk ditelusuri daerahnya, karena kondisi yang kecil dengan bantuan peta ataupun bantuan penduduk setempat anda dapat menjelajah seluruh daerah dipulau ini.

Antelope canyon

Fenomena Antelope Canyon

Fenomena Antelope Canyon – Pemandangan indah di Antelope Canyon yang anda lihat pada gambar diatas, tahukah anda gambar di atas adalah gambar nyata dan bukan hasil dari photoshop?

gambar diatas adalah sebuah ngarai terkenal yang berada di Amerika Serikat, Tepatnya di Page, Coconino County, Arizona, Barad Daya yang bernama Antelope Canyon,

Antelope canyon Menawarkan Pemandangan yang luar biasa Indah dengan bentuknya yang unik dan natural menjadikan tempat ini sebagai lokasi wisata yang paling wajib dikunjungi di Amerika Serikat.

Antelope Canyon Merupakan Lokasi Wisata yang terbentuk dari proses erosi batuan pasir navajo, oleh angin dan oleh air yang dibentuk selama ribuan tahun, khusus nya akibat banjir bandang dan kemudian juga karena adanya proses sub-aerial.

Air Hujan khususnya selama musim muson, akan mengalirkan angin ke cekungan memanjang diatas bagian celah ngarai, yang bertambah cepat dan memperbanyak pasir ketika tergerus ke jalur laluan sempit itu.Banjir terakhir terjadi pada tanggal 30 Oktober 2006 yang berlangsung selama 36 jam, dan menyebabkan Otoritas Taman Suku menutup Ngarai Antelope Bawah selama beberapa bulan.

Daerah Ngarai ini termasuk kedalam daerah penampungan suku indian Dine dari Amerika utara yang di Sebut dengan Navajo Indian Reservation yang juga disebut dengan Navaho atau Navajo. Selama ini penduduk disanan lah yang mengelola tempat wisata yang fantastis ini.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wisata Eksotis Pantai Indrayanti

Penduduk Navajo membagi Tebing – tebing dan lereng tersebut dengan sebutan yang berbeda. Yaitu Antelope Canyon Atas (The Crack) dan Antelope Canyon bawah(The corkscrew). Setiap bagian wilayahnya memiliki corak pahatan batu yang berbeda yang bisa membuat kagum orang yang melihatnya

Dinding-dinding vertikal antelope canyon mampu mengubah warna dari pantulan sinar matahari. Hal ini merupakan campuran dari paparan sinar dan bayangan ngarai. Yang membuat antelope canyon sangat cantik dan begitu berkesan bagi banyak wisatawan.

Warna yang mampu ditunjukkan melalui keindahan ngarai ini. Dari warna oranye dan merah pada dinding-dinding ngarai. Mampu menarik orang-orang tidak hanyak dari amerika serikat tapi juga dari seluruh dunia. Untuk melakukan perjalanan, mendaki ke sini. Serta berkemah demi melihat pemandangan di tempat wisata ini secara langsung.

Antelope Canyon Atas memiliki sebutan tersendiri bagi penduduk setempat yakni “Tse’ bighanilini” yang artinya, tempat dimana air mengalir melalui bebatuan. Antelope bagian ini berada 4000 kaki di atas sungai, dengan dinding bebatuan yang menjulang setinggi 120 kaki. Sementara Antelope Canyon Bawah disebut dengan “Hasdestwazi” yang berarti bebatuan spiral.

Antelope Kanyon Merupakan Tempat yang sangat cocok bagi anda yang menyukai petualangan yang sedikit menantang sambil melihat pemandangan yang menakjubkan.