Danau Sano Nggoang

Danau Sano Nggoang
Danau Sano Nggoang

Danau Sano Nggoang merupakan danau vulkanik terluas di Nusa Tenggara Timur dengan luas sekitar 5.500 hektar dan memiliki kedalaman sekitar 600 meter sehingga dianggap salah satu danau terdalam di dunia. Sano Nggoang sendiri berasal dari kata Sano dan Nggoang. Sano dalam bahasa setempat ( Bahasa Kempo) berarti danau sementara Nggoang berarti membara, Sano Nggoang Berarti Danau Vulkanik atau Danau yang membara.

Danau Sano Nggoang berjarak sekitar 63 km atau 3 jam perjalanan dari Labuan Bajo, Labuan Bajo sendiri dapat diakses dengan pesawat dari Bali dan Kupang> Kemudian dari Labuan Bajo melalui jalur Transflores, perjalanan dilanjutkan ke Desa Nunang sebagai pintu masuk Danau Sano Nggoang. Danau Sano Nggoang terletak pada ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Danau ini menjadi daya tarik tersendiri karena memiliki kandungan sulfur yang relatif tinggi. Bau belerang yang menyengat di sekitar daerah danau. Karena itu, mandi untuk kesehatan kulit merupakan salah satu tujuan utama berwisata ke danau ini. Untuk mandi, ada sumber air panas di ujung danau ini. Selain bak mandi, ada banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan di sini, antara lain rekreasi dengan menunggang kuda mengelilingi danau, mengamati burung, trekking, dan fotografi.

Berikut ini beberapa kegiatan wisata yang bisa di lakukan di Danau Sano Nggoang.

1. Fotografi
Setiap orang yang datang berwisata pasti akan sangat senang mengabadikan kegiatan wisatanya, di danau ini banyak sekali spot menarik tempat untuk yang suka foto-foto. Sunset yang sangat indah juga bisa ditemui setiap sore ketika cuaca cerah.

2. Keliling danau
Seperti di danau-danau lainnya, kita bisa keliling Danau Sano Nggoang dengan beberapa alternatif; pertama bisa jalan kaki bagi yang suka petualangan atau yang kedua bisa dengan menggunakan kuda yang ada di rumah-rumah guide wisata.

3. Tracking
Keasrian dan keindahan Danau Sano Nggoang akan lebih bisa dinikmati dengan melakukan tracking menuju puncak-puncak bukit yang ada di sekitar danau. Track pendek yang biasa menjadi tujuan wisatawan domestik atau mancanegara adalah Golo Dewa Peak atau masyarakat Nunang biasa menyebut Puncak Savana. Dari sana Anda akan melihat Danau Sano Ngooang dengan dusun-dusun di sekelilingnya yang asri. Perjalanan juga akan bisa dinikmati karena melalui hutan mbeliling. Track lain yang lebih menantang adalah puncak poco dedeng, perjalanan menuju puncak ini melewati bukit-bukit terjal dan hutan lebat. Dari puncak bisa menikmati keindahan kabupaten Manggarai, Manggarai barat, bahkan Kota Labuan Bajo bisa terlihat jika cuaca cerah.

4. Pengamatan Burung
Banyak sekali spesies burung yang bisa Anda temui jika berkunjung ke kawasan ini. Burung endemik Flores semua ada di kawasan hutan Mbeliling ini. Setiap pagi kita akan dimanjakan oleh kicauan burung dan sangat mudah sekali mengamati aktivitas mereka bahkan bagi yang suka fotografi akan sangat menjadi surganya.

5. Budaya dan Religi
Terdapat sebuah kompleks kampung tua di atas perbukitan Golo Mblecek (di timur Nunang) yang merupakan kampung nenek moyang masyarakat Nunang. Menurut cerita masyarakat, nenek moyang mereka adalah orang Minangkabau dan sebagian dari Kerajaan Bima. Selain itu, terdapat sebuah gereja di tepian danau yang merupakan pusat penyebaran agama katolik pertama di Desa Wae Sano dan sekitarnya.

6. Pemandian Air Hangat
Terdapat sumber air hangat yang masih alami dan belum dikelola dengan baik, sangat pas untuk Anda yang menginginkan suasana alami dan jauh dari gangguan orang banyak. Tidak cukup jika hanya 1 hari di Danau Sano Nggoang, pastinya perjalanan yang menarik jika kita sudah sampai di lokasi ini dan menikmasti semua kekayaan wisatanya. Bagi pecinta minuman kopi, Anda akan sangat puas selama di kampung Nunang, kopi Flores dengan olahan tradisional akan ada di atas meja setiap Anda duduk.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.